Tips Jitu Menekan Biaya Renovasi Bangunan Biasa Menjadi Bertingkat

Tips Jitu Menekan Biaya Renovasi Bangunan Biasa Menjadi Bertingkat

[caption id="attachment_1823" align="alignnone" width="1024"] flowers in pots at back yard blooming season[/caption]

Renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat umumnya akan memakan banyak biaya. Biaya ini sendiri tak hanya muncul dari bahan saja namun dari pembayaran tukang dan lain sebagainya. Untuk itulah jika Anda berencana melakukan renovasi pastikan dulu uang yang di miliki sudah cukup.

Dengan begitu proses renovasi bisa berjalan dengan lancar. Jangan sampai proses renovasi jadi macet karena kurangnya dana. Selain itu Anda juga harus mengetahui tips dalam menekan biaya renovasi agar tidak semakin membengkak dan sesuai dengan anggaran awal.

Tips Jitu Menekan Biaya Renovasi Bangunan Biasa Menjadi Bertingkat

Biaya adalah salah satu masalah dan faktor penting dalam renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat. Tanpa ada biaya atau kurangnya biasa bisa membuat proses renovasi berhenti. Untuk itulah Anda harus bisa menekan dan membuat rencana biaya sebaik mungkin

Tips Menekan Biaya Renovasi Bangunan Biasa Menjadi Bertingkat

Menekan atau menghemat biaya renovasi tidaklah sulit asal Anda tahu caranya. Berikut ini adalah beberapa cara ampuh  yang bisa Anda ikuti:

  1. Menentukan Alasan Pasti Kenapa Ingin Merenovasi Rumah

Pastikan dulu alasan Anda kenapa harus melakukan renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat. Apabila sifatnya memang tidak mendesak dan hanya ingin saja maka sebaiknya renovasi tidak di lakukan. Dengan begitu Anda juga tak perlu mengeluarkan uang untuk membayar renovasi.

Berbeda jika sifatnya memang harus atau butuh maka renovasi tak akan bisa di hindari. Misalnya saja Anda membutuhkan lebih banyak ruang namun lahan sudah tidak tersedia maka merenovasi menjadi bangunan bertingkat adalah pilihan terbaik

  1. Gunakan Bahan yang Bagus

Apabila Anda berencana untuk merenovasi bangunan biasa menjadi bertingkat namun ingin berhemat maka menggunakan bahan yang bagus bisa menjadi solusi. Perlu di ketahui bahan yang bagus tentu memiliki kualitas yang bagus juga. Jadi lebih kuat dan awet. Perlu di ketahui bahan bangunan yang jelek atau standar tentu kualitasnya juga biasa.

Akibatnya bangunan bisa saja mengalami masalah setelah jadi. Misalnya saja Anda menggunakan semen murah dengan kualitas yang kurang bagus maka dalam waktu sebentar saja bangunan akan mengalami masalah retak dan lain sebagainya. Solusinya adalah dengan melakukan perbaikan lagi. Perbaikan tersebut tentu akan membutuhkan biaya lagi. Untuk itulah daripada harus mengeluarkan biaya berkali-kali untuk melakukan perbaikan sebaiknya pilih bahan yang bagus sekalian namun bisa bertahan lama.

  1. Hitung Anggaran Dengan Cermat

Tips menekan biaya renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat selanjutnya adalah dengan melakukan perhitungan anggaran dengan cermat. Cari tahulah harga bangunan yang ada di pasaran. Selanjutnya buat list bahan apa saja yang di perlukan dan nantinya akan Anda beli.

Jika sudah buat anggaran khusus untuk bahan bangunan. Selain itu Anda juga harus membuat anggaran untuk membayar pekerja. Cari tahu besarnya biaya yang harus di keluarkan untuk membayar pekerja dan lamanya waktu yang akan di gunakan dalam proses pembangunan. Agar lebih hemat dalam hal pekerja Anda juga bisa memanfaatkan orang yang di kenal.

  1. Menggunakan Perjanjian Pra Kerja

Khusus untuk masalah biaya pekerja bisa di tekan dengan perjanjian pra kerja. Jadi Anda bisa membuat perjanjian tertulis mengenai harga atau bayaran yang disepakati dan waktu yang di perlukan untuk proses pengerjaan renovasi bangunan.

Dengan begitu pekerja yang Anda gunakan akan berusaha menyelesaikan sesuai dengan perjanjian. Anda pun juga tidak perlu khawatir akan mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi hanya untuk membayar pekerja. Selain itu proses renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat juga akan lebih lancar.

  1. Siapkan Dana Khusus Renovasi dari Jauh-Jauh Hari

Apabila Anda berencana merenovasi bangunan pastikan untuk menyiapkan dana khusus dari jauh hari. Jangan sampai menggunakan dana yang lainnya apalagi sampai berhutang. Untuk itulah Anda bisa menabung dan menyisihkan penghasilan khusus untuk renovasi.

Apabila sudah terkumpul dan sesuai dengan anggaran baru Anda bisa mulai melakukan proses renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat . Namun agar lebih aman pastikan untuk menyediakan dana lebih. Untuk jumlahnya sendiri tergantung dari kemampuan Anda.

Namun jika tidak bisa paling tidak Anda harus memiliki tabungan lain. Jadi apabila memang ada dana tambahan Anda tidak akan terlalu bingung nantinya. Tinggal ambil saja uang yang ada di tabungan sesuai jumlah biaya tambahan yang di perlukan.

Demikianlah pembahasan mengenai tips hemat biaya renovasi bangunan biasa menjadi bertingkat kali ini. Pahami dan coba ikuti dengan baik agar proses renovasi bangunan berjalan dengan baik tanpa adanya pembengkakan biaya yang berlebihan.

Share this Post:
Posted by asriland
Image

Asri.land