Cara Menentukan Harga Jual Rumah yang Ideal

Cara Menentukan Harga Jual Rumah yang Ideal

Kamu berencana untuk menjual rumah tempat tinggal namun masih bingung dalam menentukan harga jualnya. Ini masih menjadi masalah yang kerap terjadi dan bikin bimbang untuk menentukan ahrga sebenarnya. Oleh sebab itu kita akan membahas cara menentukan harga jual rumah yang pas dan ideal sesuai dengan harga pasaran.

Dengan cara-cara dibahas dibawah ini, akan menentukan dalam memasang harga berapa yang ideal. Terutama harga yang tidak terlalu tinggi yang bisa menyebabkan lama lakunya dan juga tidak terlalu rendah agar tidak rugi.

Jika mengalami masalah seperti ini dan bingung menentukan harga jual rumah, setidaknya dengan membaca tips ini kamu bisa menjuak rumah dan tetap menguntungkan.

Cara menentukan harga jual rumah

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menjual rumah, agar sesuai dengan keuntungan dan ridak merugikan kamu. Cara ini banyak digunakan di sektor properti dalam menentukan harga jual.

Menghitung nilai NJOP tanah dan bangunan

Jika bingung dalam menentukan harga jual dari rumah, bisa melihat dari PBB atau surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Bumi dan Bangunan.

Di dalam PBB akan ada namanya NJOP atau dikenal sebagai Nilai JualObjek Pajak, yang mana berisi tentang nilai bumi atau tanah serta bangunan.

Misalnya:

Pada bangunan berluas 200 meter persegi, dengan nilai NJOP Rp. 4 juta per meter persegi. Dimana NJOP bangunan memiliki nilai Rp. 1,5 juta per meter persegi.

Maka perhitungannya adalah

NJOP tanah: Rp. 4 juta x 200 = Rp. 800 juta

NJOP bangunan: Rp. 1,5 uta x 200 = Rp. 300 juta

Harga taksiran jual: Rp. 800 juta + Rp. 300 juta = Rp. 1,2 milyar

Berati harga hunian atas rumah dan tanah yang bisa dijual mulai dari harga Rp. 1,2 milyar. Namun perlu diketahui patokan harga bukan dari harga NJOP saja, faktor lainnya juga mempengaruhi harga seperti lokasi strategis, tidak banjir, pinggir jalan dan lain sebagainya bisa meningkatkan nilai bangunan sampai 2-3x lipat dari nilai NJOP.

Baca lainnyaBegini 7 Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Untuk Harga Terbaik

Melihat harga pasaran rumah

Melihat harga pasaran diwilayah tersebut

Kamu bisa melihat harga jual properti untuk daerah tersebut dilihat dari orang yang telah menjual bangunan didareah itu. Kamu bisa saja berpura-pura menjadi pembeli dan menanyakan detail termasuk harga yang ditawarkan.

Selain itu bisa tanya mengenai luas rumah, tanah, dan juga kondisi bangunan. Dari situ bisa menyimpulkan setidaknya segitulah harga yang pantas untuk hunian rumah kamu nantinya sebagai perbandingan melihat dari penjualan hunian orang.

Ketika sudah mengetahui harga pasaran diwilayah tersebut, kamu bisa langsung menjual rumah dengan harga di atas pasaran namun jangan terlalu murah dalam memasang harga.

Mengunakan jasa agen properti

Jika masih ragu dalam menawarkan harga rumah, bisa menggunakan jasa dari agen properti atau broker yang memasangkan. Pastikan memilih agen properti yang tidak lebih dari 4% dari nilai transaksi rumah.

Agen properti tau dan bagaimana memasarkan properti dengan benar, dimana mereka memahami dari nilai NJOP, mengetahui harga pasaran dan juga mengetahui apakah lokasi tersebut berpotensi atau tidak.

Cara ini termasuk paling aman dan tidak perlu ribet lagi jika kamu tidak ingin langsung terjun mencari pembeli. Di agen properti semuanya akan dibantu mulai dari pemasaran, penjualan dan juga serah terima uang hasil penjualan.

Melihat kondisi rumah

Melihat kondisi rumah

Jika nilai NJOP tinggi, namun kondisi rumah tidak layak atau konstruksi rumah butuh service besar / mebangun dari ulang. Biasanya orang yang membeli akan meminta harga sesuai nilai tanahnya saja.

Pastikan rumah dalam kondisi terbaik dan siap pakai, sebab jika kondiri rumah rusak dan tidak layak huni, akan mempengaruhi ke nilai aslinya. Dan juga jika rumah masih ada service besar, kamu bisa menawarkan nilai full NJOP + ditambah nilai bangunan sebesar 50%.

Melihat permintaan dari daerah tersebut

Rumah berlokasi strategis, pinggir jalan, termausk di kota besar, dekat dengan akses jalan tol, sekolah, rs dan lain sebagainya. Perlu dipertimbangkan dengan permintaan hukum supply dan demand.

Jika lokasi kamu jarang atau bahkan tidak ada yang menjual properti dalam radius 3KM maksimal dari rumah. Kamu bisa menjual rumah setidaknya minimal 2x dari harga NJOP.

Makin strategis lokasi dari rumah nilainya tentunya semakin mahal. Hukum supply dan demand sangat mempengaruhi nilai jual di suatu kawasan terutama properti. Jika memiliki segalanya termasuk starategis dan jalan akses mudah, tanpa harus menggunakan agen properti rumah kamu cepat lakunya.

Penyambungan ke media pelayanan public

Untuk cara menentukan harga jual rumah juga bisa melihat dari akses layanan public yang masuk kerumah kamu. Seperti contohnya adalah saluran internet, ini juga bisa mempengaruhi nilai jual.

Rumah yang sebelumnya memiliki harga sebagai contoh 200 juta, dengan adanya fasilitas seperti internet rumah bisa memiliki tingkat kenaikan sampai 50% yakni 300 juta. Di mana public seperti layanan yang masuk ke rumah kamu itu menandakan bahwa wilayah tersebut mudah dijangkau oleh pelayanan public.

Karena disebagian orang tentunya layanan public juga merupakan kebutuhan yang harud dipenuhi terutama untuk WFH, pekerja rumah usaha dan juga pekerja kantoran.

Share this Post:
Posted by denykurniww
Image

Penulis lepas waktu yang memberikan informasi bermanfaat untuk para pembacanya.